Danrem 072/Pamungkas dan Panitia Mandiri Jogja Marathon Klarifikasi Insiden di Lintasan, Kesalah pahaman Berhasil Diselesaikan

YOGYAKARTA, delikpantura.com – Menanggapi video yang beredar di media sosial terkait insiden yang terjadi pada kegiatan Mandiri Jogja Marathon 2026, pihak terkait memberikan klarifikasi bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung.

Dijelaskan bahwa Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, bersama isteri, satu orang anak, serta satu orang ajudan mengikuti ajang lari tersebut sebagai peserta resmi dengan menggunakan empat tiket umum yang telah terdaftar sesuai ketentuan penyelenggara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ajudan yang mendampingi Danrem juga telah mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB) sebagaimana peserta lainnya. Namun, dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas pengawas lintasan.

Setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas segera melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung. Dari hasil komunikasi tersebut, seluruh pihak memahami bahwa insiden yang terjadi murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan secara baik serta penuh kekeluargaan.

Pihak Korem 072/Pamungkas juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan petugas yang telah menjalankan tugas secara profesional sesuai prosedur demi menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan. Selain itu, langkah cepat penyelenggara dalam melakukan klarifikasi dinilai mampu mencegah berkembangnya kesalahpahaman di ruang publik.

Pada prinsipnya, hubungan antara Korem 072/Pamungkas dengan penyelenggara Mandiri Jogja Marathon tetap terjalin dengan baik. Seluruh pihak berkomitmen untuk terus mendukung terselenggaranya kegiatan olahraga yang aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui klarifikasi ini, masyarakat diharapkan dapat melihat peristiwa tersebut secara proporsional berdasarkan fakta yang ada serta tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. ( Mr. Bien )

Mungkin Anda Menyukai