Tiga Pilar Purworejo Pimpin Apel Operasi Ketupat Candi 2026, Ratusan Personel Siap Amankan Arus Mudik

PURWOREJO,delikpantura  – Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama unsur TNI dan Polri menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Kantor Setda Purworejo, Kamis (12/3) sore. Apel tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan masyarakat dapat menjalani mudik dengan aman dan nyaman.

Apel dipimpin oleh unsur “Tiga Pilar” Kabupaten Purworejo, yakni Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Komandan Kodim 0708 Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, serta Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri diharapkan mampu mendukung kelancaran pengamanan selama periode mudik Lebaran.

Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 456 personel kepolisian dikerahkan dengan dukungan berbagai instansi terkait. Para petugas ditempatkan di sembilan titik strategis, di antaranya Pos Pengamanan Ketawang, Nampu, Pasar Krendetan, Plaza, Maron, Pos Terpadu Kutoarjo, serta Pos Pelayanan di Terminal dan Stasiun.

Selain kesiapan personel di lapangan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital berupa Chatbot Pak Polisi yang disediakan oleh Polda Jawa Tengah. Melalui nomor WhatsApp 0877-110-110-10, masyarakat dapat menyampaikan aduan maupun meminta informasi selama perjalanan mudik maupun arus balik.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menyampaikan, pihaknya juga menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan untuk membantu para pemudik. Layanan tersebut meliputi Projo-Bengkel Mobile bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis, Projo-BBM Delivery untuk pengiriman bahan bakar, serta Projo-Medis yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Di beberapa pos pengamanan juga disediakan fasilitas istirahat seperti kursi pijat otomatis, ruangan ber-AC, serta layanan kopi dan mie instan gratis melalui program Projo-Kopimie. Selain itu, Polres Purworejo juga membuka layanan Garasi Projo yang memungkinkan masyarakat menitipkan kendaraan secara gratis selama mudik.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti dalam sambutannya menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang menuntut seluruh petugas bekerja dengan penuh tanggung jawab dan empati kepada masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, jajaran Forkopimda juga melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil Operasi Pekat 2026. Sebanyak 4.416 botol miras berbagai jenis dimusnahkan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Dengan dukungan personel dan berbagai layanan yang disiapkan, diharapkan arus mudik di wilayah Purworejo dapat berjalan aman, lancar, dan masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan tenang.(bin)

Mungkin Anda Menyukai