Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Jatisarono Terus Dikebut, Hubungkan Dua Padukuhan

KULON PROGO,delikpantura  – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di wilayah teritorial Kodim 0731/Kulon Progo terus menunjukkan progres. Proyek ini berlokasi di atas Sungai Kalijaran, tepatnya di Padukuhan Jatingarang Lor, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY, Jumat (2/4/2026).

Sungai Kalijaran memiliki lebar sekitar 10 meter dengan kedalaman air normal mencapai 1 meter. Namun saat curah hujan tinggi atau banjir, debit air dapat meningkat hingga mencapai ketinggian sekitar 3 meter. Untuk mendukung akses masyarakat, jembatan yang dibangun memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung vital antara Padukuhan Jatingarang Lor dan Padukuhan Bejaten yang berada dalam satu wilayah Kalurahan Jatisarono.
Proses pembangunan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Konstruksi Kodim 0731/Kulon Progo. Sejumlah pekerjaan awal telah dilakukan, di antaranya pemasangan bouplank serta pembersihan area sekitar lokasi pembangunan.

Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan dengan berbagai tahapan teknis seperti penggalian lubang cakar ayam bentangan, pengiriman material berupa pasir, batu, dan besi, pembangunan pondasi cyclop, pemasangan dudukan pembersihan pylon, hingga proses pengelasan gapura dan pengecoran blok beton. Selain itu, juga akan dilakukan pembuatan deadman, garpu dan anchor, pemasangan papan serta kawat,

pemasangan plang anjuran dan identitas jembatan, hingga tahap akhir berupa pengecatan dan pematangan bentangan seling.

Diharapkan seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda ini nantinya diharapkan mampu memberikan kemudahan akses serta meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya warga Padukuhan Jatingarang Lor dan Bejaten, serta masyarakat Kalurahan Jatisarono secara umum. (red)

Mungkin Anda Menyukai