PEKALONGAN,delikpantura – Ahmad Luthfi Gubernur Jawa Tengah mendatangi Pemkab Pekalongan guna kunjungan kerja sekaligus berikan pengarahan kepada Plt Bupati Pekalongan, Sukirman beserta jajarannya.
Namun terjadi insiden pelarangan awak media untuk meliput kegiatan yang berlangsung cukup singkat itu. Saat bertemu dengan awak media, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi membantah pihaknya melarang insan Pers untuk masuk ke dalam ruangan dilaksanakannya kegiatan tersebut.
Menurut saksi mata, seorang petugas menyampaikan wartawan dan pihak luar dilarang masuk. “Yang diijinkan masuk hanya yang namanya tertera sebagai undangan atau peserta rapat.” Ujar H salah seorang wartawan, menceritakan dirinya diberitahu oleh salah satu petugas jaga.
Tak hanya H seluruh wartawan sempat dihalau masuk oleh satpol-pp di pintu masuk gedung Kantor Bupati Pekalongan dengan membentuk barikade tepat di pintu masuk.
Kemudian seseorang yang disinyalir merupakan petugas Protokoler Pemprov Jateng nampak menyampaikan larangan bagi wartawan di belakang barisan satpol PP.
Setelah dikonfirmasi, Petugas Satpol PP juga hanya menjalankan perintah dari komandan regunya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Protokoler Pemprov yang dimaksud belum juga menemui wartawan untuk menyampaikan permohonan maaf.
Baik Gubernur Luthfi dan Plt. Bupati Sukirman menyatakan tidak ada larangan meliput ke dalam ruangan dan ini semua hanyalah miskomunikasi.(red)