Kapolres Batang Apresiasi Ketertiban Warga Saat Konser NDX AKA di Pesta Rakyat

BATANG,delikpantura – Kemeriahan Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kabupaten Batang yang digelar pada Jumat (10/4/2026) berlangsung sukses. Meski dibanjiri puluhan ribu penonton yang antusias menyaksikan penampilan grup musik NDX AKA, situasi di lokasi acara tetap terjaga aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan ketat dari tim gabungan.


Kapolres Batang, AKBP Veronica, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan dan masyarakat Kabupaten Batang. Menurutnya, kesadaran warga dalam menjaga ketertiban menjadi faktor utama keberhasilan acara besar ini.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Tim gabungan sigap memberikan pelayanan, termasuk menangani penonton yang pingsan. Saya sangat mengapresiasi penonton, khususnya warga Batang, yang mampu menjaga situasi tetap kondusif,” ungkap AKBP Veronica usai kegiatan.

Strategi Pengamanan Berlapis
Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi matang antara Polres Batang, TNI, Satpol PP, Dishub, serta tim medis. Selain personel lokal, pengamanan juga diperkuat oleh Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Brimob Batalyon B Pekalongan, serta dukungan personel dari Polres Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, dan Polres Kendal. BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga disiagakan di lokasi strategis.

Sejak pagi hari, petugas telah melakukan penyekatan dan penjagaan di titik-titik rawan kemacetan serta jalur keluar-masuk massa untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Tindakan Preventif Terhadap Miras
Sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan, pihak kepolisian menerapkan tindakan preventif yang tegas. Tercatat, sebanyak 50 orang yang terindikasi mabuk minuman keras diamankan petugas di kawasan SDN 9 agar tidak memicu keributan.

Petugas juga berhasil menyita sekitar 20 botol minuman keras berbagai jenis, mulai dari ciu hingga arak oplosan, melalui razia yang dilakukan di area sekitar konser. Namun, AKBP Veronica memastikan tidak ditemukan adanya senjata tajam selama pemeriksaan berlangsung.

“Kita lebih baik overestimate dan lelah daripada lengah. Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan yang tetap humanis agar masyarakat merasa nyaman menikmati hiburan,” tegasnya.

Meski sempat terjadi dua kali potensi gesekan di tengah keramaian, kesigapan personel di lapangan berhasil meredam situasi dengan cepat sehingga acara tidak terhenti. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi juga menjadi prioritas untuk mencegah stagnasi kendaraan pasca-acara selesai.

Suasana kemeriahan HUT ke-60 Kabupaten Batang ini diharapkan menjadi potret positif bagi penyelenggaraan acara besar di masa depan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Batang.

Mungkin Anda Menyukai