KULON PROGO,delikpantura – Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Sertifikasi Penjamah Makanan yang digelar oleh SPPG Amarta Nanggulan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung BKAD Nanggulan, Padukuhan Ngemplak, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Senin (16/3/2026).
Kepala SPPG Amarta Nanggulan, Ihsan Wanandri, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dalam penyediaan makanan yang sehat, aman, dan higienis. Menurutnya, penjamah makanan memegang peranan penting dalam menjaga keamanan pangan, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian kepada konsumen.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami dasar-dasar higiene dan sanitasi, teknik pengolahan makanan yang benar, serta standar kesehatan di setiap tahapan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim Kulon Progo dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk komitmen dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan cerdas melalui pemenuhan gizi yang baik. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan standar yang ditetapkan, seperti kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar penyedia layanan makanan lebih mengutamakan kualitas, kebersihan, serta kehalalan makanan demi mencegah terjadinya kasus keracunan. Sinergi dengan berbagai pihak seperti instansi kesehatan, TNI, Polri, dan masyarakat juga dinilai sangat penting.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, bukan semata-mata keuntungan,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Panewu Nanggulan, Drs. Sri Wahyuniarto, M.A., serta pengarahan dan pre-test oleh Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Nanang Wahyu Santoso, S.Gz., MPH.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para penjamah makanan agar mampu mengolah dan menyajikan makanan sesuai standar kesehatan. Materi yang diberikan meliputi prinsip higiene sanitasi, teknik pengolahan makanan yang baik, pencegahan kontaminasi, penggunaan alat pelindung diri, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam proses penyajian makanan.