PURWOREJO, delikpantura – Harapan warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, dan warga Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, untuk memiliki akses jalan yang lebih layak kini mulai terwujud melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo.
Pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 yang dilaksanakan di Desa Watuduwur. Jalan sepanjang 1.392 meter, lebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.
Memasuki hari ke-28 pelaksanaan TMMD, pengerjaan pengecoran jalan telah mendekati titik akhir. Dari total sasaran sepanjang 1.392 meter, pekerjaan hanya menyisakan kurang lebih 50 meter.
Selasa (11/8/2026), personel Satgas TMMD bersama warga masih terlihat bahu-membahu menyelesaikan bagian akhir pengecoran. Semangat gotong royong tetap terjaga meskipun pekerjaan telah memasuki tahap akhir.
Danramil 10 Bruno Kapten Inf Eko Setiawan mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan mendukung aktivitas warga.
“Alhamdulillah, pengerjaan pengecoran jalan sudah mendekati selesai. Dari target 1.392 meter, saat ini tinggal sekitar 50 meter. Kami bersama masyarakat akan terus memaksimalkan pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut nantinya tidak hanya memberikan kemudahan bagi warga Desa Watuduwur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Dempel yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo.
Jalan yang sebelumnya menjadi salah satu kendala bagi mobilitas masyarakat kini secara bertahap berubah menjadi akses yang lebih nyaman dan aman. Kondisi tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, baik untuk mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas pendidikan maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Harapan kami, jalan ini benar-benar bisa dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat. Karena pembangunan ini bukan hanya hasil kerja Satgas TMMD, tetapi juga hasil gotong royong bersama warga,” jelas Kapten Inf Eko.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan melalui program TMMD Reguler ke-129 bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jalan tersebut menjadi simbol terwujudnya harapan yang selama ini dinantikan untuk memiliki akses transportasi yang lebih baik. (red)