PURWOREJO, delikpantura.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan ikatan kekeluargaan yang erat antara prajurit TNI dan masyarakat.
Di tengah medan berbukit dan pekerjaan yang menguras tenaga, personel Satgas TMMD dan warga setiap hari bekerja berdampingan. Mereka memikul material bersama, mengaduk adonan cor, membangun rumah tidak layak huni (RTLH), hingga beristirahat dan menikmati makan siang bersama. Kebersamaan yang terjalin membuat batas antara prajurit dan masyarakat seakan hilang, berganti menjadi hubungan layaknya satu keluarga.
Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam setiap proses pembangunan. Warga dengan sukarela membantu pekerjaan fisik, sementara personel Satgas TMMD tidak segan membaur, berkomunikasi, dan membantu berbagai aktivitas masyarakat di luar sasaran pembangunan.
Pasi Ter Kodim 0708 Purworejo Kapten Infanteri Afik Sutanto mengatakan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya sasaran fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD adalah momentum untuk mempererat hubungan TNI dan masyarakat. Saat bekerja bersama, saling membantu, dan saling peduli, di situlah tercipta ikatan kekeluargaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Kami berharap kebersamaan ini tetap terjalin meskipun program TMMD telah selesai,” ujarnya.Senin,(3/8/2026).
Melalui TMMD Reguler Ke-129, pembangunan jalan rabat beton, RTLH, dan sarana pendukung lainnya menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Lebih dari itu, kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD menjadi warisan berharga yang memperkokoh semangat gotong royong dan persatuan di Desa Watuduwur.
“Program TMMD Reguler Ke-129 sendiri dilaksanakan di Desa Watuduwur dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,”pungkasnya.