KULON PROGO,delikpantura com – Proyek pembangunan jembatan beton di Saluran Suplesi Sadang, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir pada Kamis (30/7/2026).
Jembatan ini dibangun khusus untuk menghubungkan wilayah Padukuhan Sadang dengan Padukuhan Tanjunggunung. Selain mempererat konektivitas antar-wilayah, infrastruktur baru ini diproyeksikan bakal mempermudah akses jalur usaha tani di area persawahan setempat. Tercatat sedikitnya 245 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.000 jiwa warga akan menjadi penerima manfaat langsung dari proyek ini.
Berdasarkan data teknis lapangan, jembatan ini melintasi Saluran Suplesi Sadang yang memiliki lebar 3 meter. Pada kondisi normal, kedalaman air berkisar 0,5 meter dengan jarak tinggi air ke tebing jalan setinggi 1 meter. Namun saat debit air melonjak atau banjir, ketinggian air sungai bisa mencapai hingga 2 meter dari dasar saluran.Struktur fisik jembatan beton ini memiliki spesifikasi panjang 5 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi total 2,5 meter.
Dilengkapi dengan bantalan tepi jauh setinggi 0,55 meter, jembatan ini dirancang kokoh dengan daya dukung tonase maksimal mencapai 10 ton. Proses pengerjaannya dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seorang personel TNI dan empat orang warga setempat.Rangkaian tahapan pengerjaan yang telah dilalui meliputi pembersihan area, dropping material, pembuatan pondasi di kedua sisi tepi, hingga pemasangan gelagar cor beton.
Tim di lapangan juga telah menyelesaikan pembesian, begisting, pengecoran lantai jembatan serta rambatan jalan.Babinsa Tanjungharjo mengungkapkan bahwa persentase sisa pekerjaan saat ini tinggal menyisakan beberapa detail akhir. “Pengerjaan sampai hari ini tinggal fokus pada pemasangan pembatas jembatan, pembuatan dinding pengaman, serta tahap pengecatan,” pungkasnya. (red).