BATANG,delikpantura – Suasana Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak dipenuhi ratusan aparat berseragam pada Kamis (22/4/2026). Bukan tanpa alasan, sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan dalam latihan besar-besaran yang digelar Polres Batang untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Latihan ini bukan sekadar formalitas. Berbagai skenario diperagakan secara nyata, mulai dari aksi penyampaian aspirasi secara damai hingga simulasi penanganan massa yang mulai memanas. Tujuannya jelas: memastikan setiap personel siap menghadapi situasi terburuk sekalipun.
Kapolres Batang, Veronica, menegaskan bahwa kesiapan aparat tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan ketepatan dalam bertindak di lapangan. Setiap anggota dibekali pemahaman prosedur tetap agar mampu mengambil langkah cepat tanpa mengabaikan aturan.
Menariknya, meski latihan ini mensimulasikan kondisi tegang, pendekatan yang diusung tetap mengedepankan sisi humanis. Aparat diarahkan untuk tetap mengutamakan dialog dan pendekatan persuasif dalam menghadapi massa.

Tak hanya kepolisian, latihan ini juga melibatkan berbagai instansi seperti Satpol PP, Damkar, hingga unsur pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun sistem pengamanan terpadu yang solid.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Batang menunjukkan optimisme tinggi.
Hubungan yang harmonis dengan serikat pekerja dinilai menjadi modal penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Dengan latihan intensif ini, Polres Batang ingin memastikan satu hal: keamanan masyarakat adalah prioritas utama, tanpa mengabaikan hak publik untuk bersuara. (red)