Polda Jawa Tengah Borong Tiga Penghargaan Nasional, Bukti Kinerja Humas Makin Responsif di Era Digital

Semarang,delikpantura — Kinerja kehumasan Polda Jawa Tengah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Jakarta, Bidang Humas Polda Jateng sukses meraih tiga penghargaan sekaligus dari Divisi Humas Polri.

Kegiatan yang berlangsung pada 13–15 April 2026 di Jakarta tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Wakapolri Dedi Prasetyo dan Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir, bersama para pejabat utama Mabes Polri serta Kabidhumas dari seluruh Indonesia.

Mengangkat tema optimalisasi komunikasi publik dan pengelolaan media, Rakernis ini menjadi forum penting dalam memperkuat peran humas sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat. Fokus utamanya adalah mendukung program pemerintah, termasuk agenda besar Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Kadiv Humas Polri menilai satuan wilayah yang aktif memanfaatkan media digital memiliki kontribusi besar dalam membangun citra positif institusi. Ia menegaskan bahwa komunikasi publik yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Hal senada disampaikan Wakapolri yang menekankan pentingnya stabilitas informasi di ruang publik. Menurutnya, peran humas sangat strategis dalam menjaga situasi tetap kondusif di tengah derasnya arus informasi digital.
Atas konsistensinya, Bidhumas Polda Jateng meraih tiga penghargaan di Zona A, masing-masing pada kategori keaktifan pengiriman berita melalui SPIT-MediaHub, partisipasi e-learning, serta kontribusi konten di platform Polri TV.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel humas di jajaran. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang semakin cepat.

Menurutnya, keberadaan Polri di ruang digital tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan rasa aman serta menjadi sumber berita yang dapat dipercaya masyarakat.

“Ini bukan hanya soal jumlah konten, tetapi bagaimana pesan yang disampaikan mampu membangun kedekatan dan kepercayaan publik secara humanis,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan terus mengembangkan kanal digital agar informasi kepolisian semakin mudah diakses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (red)

Mungkin Anda Menyukai